Tutorial Input Tarif Pengiriman JNE di Toko Online Opencart 2.x

Selasa, 17 Januari 2017

M. Multazam

Tutorial

Dibaca: 1211 kali

JNE merupakan salah satu kurir terbesar di Indonesia yang melayani pengiriman barang untuk jual beli online. JNE memiliki beberapa jenis sistem pengiriman yaitu JNE Regular, JNE OKE, JNE Yes dan JNE SS. Perbedaan dari jenis pengiriman tersebut adalah prioritas, transfortasi yang digunakan, dan kecepatan pengiriman. Tentu saja ketiga hal tersebut berpengaruh terhadap perbedaan ongkos kirim, meskipun tujuan pengiriman ke kota yang sama.

Perhitungan berat di JNE menggunakan satuan Kilogram (Kg), sehingga ongkos kirim akan mengalikan berat dalam satuan Kg dengan ongkos kirim untuk setiap kg ke kota tersebut, misalnya pengiriman dari Jakarta ke Mataram adalah Rp 21.000 per Kg, maka untuk 3 Kg ongkos kirimnya adalah 3 x 21000 = Rp 63.000. Namun demikian, JNE memberlakukan sistem pembulatan desimal ke atas mulai dari 0,3 Kg, artinya jika berat barang 2,2 Kg maka JNE akan menghitungnya sebagai 2 Kg, namun jika berat barang 2,3 Kg, maka JNE akan menghitungnya menjadi 3 Kg.

Dalam modul JNE yang dikembangkan oleh pijaronline.com untuk versi opencart 2.x saat ini sudah mengadopsi pembulatan dengan desimal 0,3 Kg tersebut. Jadi jika admin menginput berat barang 2,3 Kg maka ongkos kirim akan terhitung 3 Kg dikalikan tarif per Kg dan akan tampil saat checkout serta akan dijumlahkan langsung dengan harga produk.

Selain itu, modul JNE yang ada di pijaronline.com menggunakan input manual dari admin, tidak menggunakan auto tarif. Sistem auto tarif yaitu sistem yang akan mengambil ongkos kirim secara otomatis dari database JNE. Kelebihan auto tarif tentunya admin tidak perlu menginput secara manual satu per satu. Namun demikian, JNE sendiri menyatakan bahwa mereka tidak berafiliasi dengan siapapun dalam perhitungan ongkos kirim, sehingga JNE tidak menyediakan API untuk digunakan oleh para programmer dalam membuat modul pengiriman. Nah, oleh karena itu beberapa pihak lain seperti ra*****kir.com berinisiatif membuat API untuk JNE, dan itu banyak digunakan oleh developer untuk mengembangkan modul JNE. Kelemahan dari sistem auto tarif yaitu jika server JNE mengalami down, atau JNE melakukan  perubahan sistem baik dalam struktur database maupun algoritma, maka kemungkinanan API tersebut tidak dapat digunakan lagi. Jika API tersebut mengalami masalah, maka modul JNE yang ada dalam website toko online yang menggunakan API Key tersebut akan bermasalah. Itu salah satu alasan pijaronline.com mengunakan tarif manual.

Untuk mengiput tarif tersebut, langkah pertama yang dilakukan oleh admin toko adalah menginput tarif ke format excel (seperti yang ada pada menu download pijaronline.com). Perhatikan gambar berikut:

Kolom F, G dan H pada file excel digunakan untukl list tarif JNE Regular, JNE Oke dan JNE Yes. Untuk menginput tarif dengan lebih mudah, gunakan fasilitas filter berdasarkan provinsi atau kabupaten. Format yang ada dalam kolom F, G dan H menggambarkan kode kecamatan dan nama kecamatan. Anda perlu menambahkan tarif pada ujung setiap baris setelah tanda koma, misalnya pemilik toko berada di Jakarta dan tarif JNE Regular dari Jakarta ke ke Kec. Abiansemal Kab. Bandung Prof Bali adalah 22.000, maka pada Kolom F baris ke 2 dalam file excel tersebut diganti menjadi 1,Abiansemal,22000. Demikian seterusnya untuk kecamatan lain.

Untuk mendapatkan tarif ini, ada beberapa cara yaitu 1) meminta daftar tarif langsung dari Kantor JNE untuk pengiriman dari kota anda ke seluruh indonesia; 2) mengambil daftar tarif dari situs kurir (biasanya satu per satu) dan 3) menggunakan web penyedia tracking tarif seperti cektarif.com. Saya menyarankan yang no 1 yaitu meminta ke kantor JNE dan sebaiknya minta dalam bentuk file excel atau word agar lebih mudah diedit. Pekerjaan input tarif ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama, namun yang perlu diingat pekerjaan ini hanya dilakukan sekali saja, yaitu di awal membangun bisnis toko online. Selanjutnya anda tidak perlu menginput tarif lagi kecuali kalau ada perubahan tarif dari jasa kurir.

Nah, setelah semua sudah terisi, selanjutnya silahkan masuk ke admin toko online anda. Klik pada menu pengiriman. Selanjutnya klik install dan edit pada pengiriman JNE, maka akan tampil gambar berikut :

Nah, selanjutnya copy paste dari file excel ke textarea tarif seperti gambar di atas. Pastikan pilih status Diaktifkan dan Zona Semua Wilayah dan klik icon simpan pada pojok kanan atas. Selanjutnya anda bisa mencoba sebagai pembeli dan tarif tersebut akan tampil pada saat checkout. Contohnya seperti gambar berikut :

 

Demikian tutorial ini, semoga bermanfaat.

M. Multazam, S.Kom.,M.Kom

 

Berita Terkait

    Komentar via Facebook

    Kembali ke atas